Total Tayangan Halaman

Senin, 29 September 2014

Memahami Pernikahan

Apa yang diketahui belum tentu dapat terkatakan dengan mudah. Begitu aku menemui sesuatu yang aku mengetahuinya, namun menjaga perasaan adalah alasan yang tepat untuk diam sejenak. Meski pun wanita ini menunggu apa yang akan aku katakan tapi hubungan percintaannya yang akan diberlangsungkan 2 bulan lagi merupakan impian hidupnya. Walau dia ketakutan akan kembalinya pengalaman kedua orang tuanya ada padanya lagi, ini bahasa yang hilang ketika saya menghadapi masalah rumit.
Saya tahu keinginannya bersama akan menikah. Itu adalah harapan dikeduanya, lebih dari itu saya memberikan poin terpenting dihubungan mereka. Entah tersampaikan atau tidak, lalu mengapa dari pembicaraan panjang ini dia masih bersikukuh untuk melanjutkannya. Itu keputusan tersulit dari sekian masalah akan berlansungnya pilihan untuk menikah dengan resiko yang sudah diketahuinya. Ada yang menyesal dari pilihan yang diambil pada sesudah menikah ada juga yang berterima kasih karena dirinya terselamatkan karena tidak menikah. Ini adalah nyata adalah ketika ditakuti seumur hidupnya akan menimpa padanya dan akan terulang lagi ternyata memang benar. 
Bukan saya yang menginginkan adanya perpisahan, keputusan ada ditangan mereka. Selalu saya katakan berkali-kali tentang bagaimana pilihan itu dikembalikan ke saya sendiri. Saya hanya menjelaskan apa yang memang mesti saya jelaskan. Saya bukan pemutus hubungan seseorang, dan saya tidak juga menjadikan diri saya penentu kebahagiaan seseorang. Saya menjelaskan hubungan perasaan mereka, dan kemudian harinya sebagai perkiraan semata. Memang terlalu aneh dapat diketahui yang akan datang itu seperti apa. Namun saya hanya seorang konsultan yang telah lama menganalisa pernikahan siapa pun untuk dapat dijadikan pengalaman untuk yang akan menikah. Walau dari sekian banyak pernikahan yang saya temui adalah krisis emosi dan keuangan, dan tidak semua adalah krisis, semua itu adalah perhitungan secara metafor, yang akan menjadikan prediksi masa depan tentang kebahagiaan diperkawinan.

1 komentar:

Komentar